Tombol-tombol, Perintah dan fstab di Linux

Tombol-Tombol Penting
Tombol-tombol penting ini harus diketahui oleh para linuxer yang baru mempelajari linux. Kenapa demikian ? Disamping tombol-tombol ini bisa mempersingkat perintah-perintah di linux, bisa juga untuk saat “Emergency”. Tombol-tombol itu ialah :

  • Ctrl-Alt-Backspace (Logout dari xwindows tanpa konfirmasi)
  • Ctrl-Alt-Delete (Menjalankan menu End Session yang menanyakan Logout, Halt, dan Reboot)
  • Ctrl-Alt-Esc (Menjalankan xkill, yaitu untuk menutup secara paksa suatu aplikasi di xwindows)
  • Ctrl-Esc (Menjalankan ps –aux secara grafikal (xwindows))
  • Ctrl-Alt-Fn (n mempunyai variabel 1-6. Yaitu untuk masuk ke CLI(Command Line Interface) atau text-mode. Gunanya adalah ketika xwindows linuxer bermasalah kemudianmasuk ke modus ini untuk menutup aplikasi yang tidakjalan di xwindows
  • Ctrl-D Exit, Identik dengan perintah exit di CLI
  • Ctrl-Z Stop, ketika linuxer ingin menghentikan suatu job
  • Ctrl-SysRq-b Reboot, gunakan ini ketika linuxbox linuxer terjadi crash,perintah ini identik dengan reset pada CPU linuxer. Tombol SysRq sama dengan tombol PrintScreen

Perintah-Perintah yang Sering Digunakan di CLI

  • ls untuk melihat direktori dan file – setara dengan perintah dir di windows
  • clear membersihkan layar – setara dengan cls di windows
  • rpm -qa | grep paket untuk mengecek apakah paket sudah terinstall atau belum.Misalnya : rpm -qa | grep apache maka hasilnya adalah paket-paket yang bernama apache akan ditampilkan
  • ps -aux | grep paket untuk mengecek service daemon, apakah sudah dijalankanatau belum misalnya : ps -aux | grep apache maka hasilnya adalah daftar service apache yang sedang dijalankan
  • du disk usage, menampilkan daftar pemakaian hardisk pada masing-masing partisi
  • df disk free, menampilkan daftar ruang hardisk yang tersisa
  • cd change direktori, jika digunakan cd nama_direktori, makaakan berpindah ke nama_direktori, jika hanya cd saja makaakan berpindah ke home direktori user
  • more nama_file untuk melihat isi file – setara dengan type di windows
  • chmod untuk merubah modus file atau direktori
  • chgrp untuk merubah group file atau direktori
  • chown untuk merubah owner file atau direktori
  • adduser nama_user menambah user
  • passwd nama_user memberikan password pada nama_user
  • su nama_user substitute user, untuk berpindah account jika digunakantanpa nama_user secara default akan berpindah ke root
  • which nama_paket untuk mengecek nama_paket terletak di direktori mana
  • whereis nama_paket serupa dengan which
  • man nama_perintah untuk menampilkan manual dari nama_perintah, misalnya
  • man ls yang berarti menampilkan manual dari perintah lsuntuk keluar dari man tekan ”q”
  • mv source target untuk memindahkan file source ke target
  • cp source source_copy untuk mengcopy file dari source ke source_copy
  • rm –r nama_direktori untuk menghapus direktori tanpa perlu menghapus isi didalam direktori tersebut (tidak kosong)

Tentang fstab
fstab adalah singkatan dari file system table, disini admin bisa memdeskripsikan daftar daftar mounting. Letak filenya ada di /etc

Yang paling sering ditemui adalah mounting untuk file windows yang ada di drive c , d
dan seterusnya.

Yang harus dipahami di fstab adalah fstab mempunyai 6 field

  • field 1 adalah informasi tentang hardware fisik kita, misalnya/dev/hda1 , ./dev/hda2
  • field 2 tempat kita akan meletakkan di direktori mana (dilinux)/mnt/win_c , /mnt/win_d direktori ini adalah direktoridefault yang telah dibuat oleh linux, jika anda inginmembuatnya sendiri, gunakan mkdir dengan hak aksesroot
  • field 3 untuk tipe sistem, misalnya ext2 untuk linux vfat untukwindows 9x, ntfs untuk windows 2k dan xp,
  • field 4 adalah option untuk field 3, dipisahkan oleh tanda koma (,)noauto untuk jangan mounting ketika booting lawannyaadalah auto yang mounting ketika bootinguser jika user boleh mountingsupermount hanya untuk root sajauntuk amannya gunakan saja defaults
  • field 5 tanda 0 jika anda tidak membackup mounting, 1 untukmembackup mounting. Defaultnya adalah 0
  • field 6 tanda 1 jika untuk sistem file root (/), 2 untuk sistem lain,dan 0 untuk default.Sebagai contoh jika anda mau automatis mouting drive c ketika booting linux adalah :/dev/hda1 /mnt/win_c vfat auto 0 0

Selamat berlatih.

Leave a Reply